Monday, January 11, 2010

white princess

aku masih memandangi wajah manisnya, sampai tepukan tangan Nike di punggung ku mengagetkanku... "apa'an si loe? ngagetin aj,," kataku mendengus sebal, yang dimarahi malah tertawa-tawa "cieee~ yang lagi jatuh cinta, jangan gitu dong" "kaget tau tiba-tiba gitu ditepuk pundaknya..." "iya-iya, maaph yha say yha?" "juiih! masi suka cew gua" dan Nike hanya tertawa-tawa lagi menghadapi ak sahabatnya, lalu kami berjalan menuju bis sekolah yang siap berangkat "eh, waktu itu lo bilang Iluna belum punya pacar kan?" "yang gue tau sih gitu, orang semua yang nembak dia aja di tolak" "hahahaha~ itu kesempatan buat gue berarti, buat naklukin hatinya" "khayal loe, jangan terlalu berharap de , daripada elo sakit nantinya" "iya-iya" aku memasuki rumah dan langsung menyerbu kamarku, tanpa berganti baju aku langsung menghampiri meja belajarku dan mungkin untuk yang keseribukalinya aku memandangi foto Iluna yang manis, lalu tersenyum. Iluna adalah anak kelas X-d yang sudah sebulan ini kutaksir, anaknya pendiam dan lemah lembut, juga anggun, jangan lupakan nilai plus yang satu itu. tapi kalau berhadapan dengan orang jatuh cinta, segala hal yang ada pada seseorang aka terlihat begitu menawan bukan? orang yang tidak cantik saja bisa terlihat cantik dimatanya, walaupun banyak yang bilang cantik itu relatif... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ sial sekali aku hari ini, sudah kusempatkan waktu untuk remidi Bahasa prancis yang tetap saja tidak lulus, sekarang aku ketinggalan bus sekolah yang baru saja berangkat 5 menit lalu. aku menggerutu sendiri, itu berarti aku harus menunggu bus berikutnya yang akan berangkat sekitar 1 jam lagi. sebenarnya sekolah belum begitu sepi, sebagian anak-anak masih ekstra, melaksanakan ulangan perbaikan, atau hanya iseng di sekolah "Riutta!" itu Sikka yang memanggilku "ada apa?" "mMm~ aku membuat coklat untuk valentine ini, dan kurasa ini untukmu" "wah kamu yang bikin ini? beneran?" "ya iyalah, gimana?" "tengkiu yha,, sory ni aku malah nggak ngsih apa-apa" "santai aja" dan diapun berlalu dari hadapanku, tiba-tiba ada yang menubrukku "ADUH!! kal~" aku terdiam tak bisa melanjutkan kata-kataku... "I,Iluna??" *bersambung*

0 komentar:

Post a Comment